ANALISIS GEN 16S rRNA ISOLAT SMSS-VII DAN SMSSe-VII YANG BERPOTENSI SEBAGAI BAKTERI PENDEGRADASI SOLAR

Rendy Leonard Huliselan, Yenni Yendri Salosa, Hermawaty Abubakar

Abstract


Indonesia memiliki potensi berupa sumber daya alam terbaharukan yang melimpah baik dalam jumlah maupun jenis tumbuhan yang mengandung serat selulosa. Di alam selulosa tidak dapat terdegradasi secara sempurna oleh karena itu dibutuhkan bantuan mikroorganime seperti jamur dan bakteri yang akan menghasilkan enzim selulase sehingga dapat mendegradasi selulosa yang berada di alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aktivitas enzim selulase yang dihasilkan oleh isolat bakteri yang digunakan. Aktivitas selulase dari 11 isolat bakteri ditentukan dengan nilai indeks selulotik melaluli metode pewarnaan merah kongo pada media padat CMC 1%. Sebanyak tujuh isolat yang menandakan hasil positif dan nilai indeks tertinggi dihasilkan oleh isolat SI-E yaitu 4.7 mm. Setelah itu nilai aktivitas enzim selulase dari ketujuh isolat positif ditentukan dengan menghitung gula pereduksi substrat melalui metode 3,5-dinitrosalisilat (DNS). Hasil menunjukkan isolat SI-H memiliki aktivitas tertinggi yaitu 0,071 U/mL. 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Alam, M., M. Manchur., M. Anwar. 2004. Isolation, purification, characterization of cellulolytic enzymes produced by the isolate Streptomyces omiyaencis. Pak J. Biol Sci. 7(10) : 1647–1643.

Hamel, J. W. 2015. Skrining dan Karakterisasi Isolat Bakteri Penghasil Enzim Hidrolisis (Amilase, Lipase, Protease, dan Selulase) Dari Sedimen Ekosistem Lamun di Perairan Rendani Manokwari. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Papua, Manokwari.

Hartanti. 2010. Isolasi dan Seleksi Bakteri Selulotik Termofilik dari Kawah Air Panas Gunung Panccar, Bogor. Skripsi FMIPA IPB Bogor.

Marks, D. B. A. D., C.M. Marks., Smith. 2000. Biokimia Kedokteran Dasar : Sebuah Pendekatan Klinis. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta

Meryandini, A., W. Widosari., B. Maranatha, T. C. Sunarti, N. Rahmania., H. Satria. 2009. Isolasi Bakteri Selulotik dan Karakteristik Enzimnya. Makara Sains, 13:33–38.

Narasimha, G. 2005. Nutrient effects on productions of cellulolytic enzymes by Aspergillus niger. Journal Biothecnol 5:472–476.

Purwadaria, T., P. Marbun., Arnold., P. Kentaren. 2003. Perbandingan aktivitas enzim selulase dari bakteri dan kapang hasil isolasi dari rayap. JITV . 8 : 4.

Suhartono, M. T. 1989. Enzime Bioteknologi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Antar Universitas Bioteknologi. IPB

Sumardjo, Damin. 2009. Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran dan Program Strata I Fakultas Bioeksakta. Jakarta : EGC.

Zhang, Y., M. E. Himmel., J. R. Miellenz. 2006. Outlook for cellulase improvement screening and selection strategies. Biothecnol Adv. 24:452– 454.




DOI: https://doi.org/10.30862/vogelkopjbio.v1i2.7

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed by:


Alamat Redaksi:
Jurusan Biologi FMIPA Universitas Papua
Jalan Gunung Salju Amban, Manokwari, Papua Barat 98314.
Telepon (0986) 211430. email: jurnalvogelkop@unipa.ac.id
eISSN: 2684-9682


Creative Commons License
VOGELKOP: Jurnal Biologi
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.