SPECIES DIVERSITY AND GENETIC VARIATION OF EARTHWORM IN THE FIELD OF BIOLOGY GADJAH MADA UNIVERSITY BASED ON MOLECULAR MARKER
Abstract
Cacing Tanah merupakan salah satu spesies invertebrata yang tidak memiliki tulang punggung. Cacing tanah lebih banyak dimanfaatkan. Pemanfaatannya dapat diterapkan pada penguraian sampah, Tepung Unggas, bahan obat-obatan, dan bahan kosmetik. Cacing Tanah hidup di beberapa habitat, misalnya di hutan yang lembab dengan kerapatan kanopi yang tinggi. Bidang Biologi UGM merupakan hutan buatan dan mempunyai kerapatan tutupan kanopi yang tinggi sehingga kondisi ini dapat mendukung habitat hidup cacing tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis cacing tanah dan mengetahui variasi genetik cacing tanah di bidang Biologi UGM. Identifikasi cacing tanah didasarkan pada identifikasi morfologi dan karakterisasi molekuler. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive random sampling. Buku identifikasi yang digunakan adalah buku cacing tanah (Minnich, 1977), Biologi Cacing Tanah (Edwards & Lofty, 1977), dan The Fauna of British India (Stephenson, 1923). Karakterisasi molekuler menggunakan RAPD-PCR ( Random Aplified Polimorphic DNA- Polymerase Chain Reaction ). Hasil yang diperoleh bahwa cacing tanah di bidang Biologi UGM terdiri dari tiga spesies. Ketiga spesies tersebut adalah Pheretima hawayana , Pheretima sp., dan Eudrilus eugeniae . Analisis data menggunakan metode UPGMA dengan Program 3.1 MVSP dan diperoleh bahwa secara umum persentase kemiripan antarspesies P. hawayana, Pheretima sp., dan E. eugeniae lebih dari 55 %. Sedangkan Persentase Kemiripan P. hawayana dan Pheretima sp lebih dari 85 %. Nilai variasi genetik cacing tanah berdasarkan persentase polimorfik tertinggi adalah Pheretima sp dengan nilai 80 %, kemudian disusul oleh spesies P. hawayana dengan nilai polimorfik sebesar 78,57 %, dan yang terakhir adalah E. eugeniae dengan nilai polimorfik sebesar 78,57 %. 73,68%. Suatu spesies cacing tanah di bidang Biologi UGM mempunyai karakter tertentu, dan mempunyai variasi intra spesies akibat rekombinasi seksual.
Full Text:
PDFReferences
Edvotek. 2003. Principles and Practice of Agarose gel elektrophoresis. The Biotechnology Education Company. [Serial online]. www.edvotek.com. Diakses pada 15 Mei 2013.
Edwards, C. A., & Lofty, J. R. 1977. Biology of Earthworm. 2nd. Chapman and Hall. London.p: 40, 48, 53.pp: 1-14; 149-164; 245-257.
Frankham, R., Ballou, J.D., & Briscoe, D.A. 2002. Introduction to Conservation Genetics. Cambridge: Cambridge University Press.
Grosberg, R.K., Levitan, D.R., & Cameron, B.B. 1996. Characterization of Genetic Structure and Genealogies Using RAPD-PCR Marker : A Random Primer for the Novice and Nervous. In Ferraris, J.D., Palumbi, S.R. (Eds) Molecular Biology: Advances, Strategies and Protocols. Jhon Wiley & Sons. Inc. Publication, New York. pp: 67-132.
Indrawan, M., Primack, R.B., & Supriatna, J. 2007. Biologi Konservasi. Edisi Revisi. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta. pp: 23-25.
Maftuah, E. & Susanti, M.A. 2008. Komunitas Cacing Tanah pada Beberapa Penggunaan Lahan Gambut di Kalimantan Tengah. Berita Biologi, 9(4):371-377.
Meenatchi, R., Giraddi, R.S. & Biradar, D,P. 2009. Assessment of genetic variability among strains of earthworm, Eudrilus eugeniae (Kinberg) using PCR-RAPD technique. Karnataka Journal of Agriculture Science, 22(5): 942-945.
Minnich, J. 1977. The Earthworm Book. Rodale Press Emmaus: USA, 43-46.
Stephenson, J. 1923. The Fauna of British India. Taylor and Francis, Red Lion Court, Fleet Street: London
DOI: https://doi.org/10.30862/vogelkopjbio.v3i2.77
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by:
Alamat Redaksi:
Jurusan Biologi FMIPA Universitas Papua
Jalan Gunung Salju Amban, Manokwari, Papua Barat 98314.
Telepon (0986) 211430. email: jurnalvogelkop@unipa.ac.id
eISSN: 2684-9682

VOGELKOP: Jurnal Biologi
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

