PENGETAHUAN LINGKUNGAN TRADISIONAL SUKU BIAK DI KAMPUNG MANDORI

Rensche R Manggaprouw, Simon Sutarno, Heru J Budiriato

Abstract


Penelitian yang dilakukan di Desa Mandori Pulau Numfor bertujuan untuk mengungkap pengetahuan tradisional suku Biak mengenai lingkungan hidup. Pengumpulan data dilakukan secara purposif dengan teknik snowball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku Biak mengetahui lingkungan sekitar dan memanfaatkannya untuk berbagai keperluan seperti sumber pangan, tempat berburu, area berkebun, dan keperluan lainnya. Secara umum lingkungan hidup berdasarkan pengertian suku Biak dikelompokkan menjadi dua kelompok, yaitu lingkungan alam dan lingkungan buatan. Total ada delapan unit lingkungan hidup di Desa Mandori, yaitu mnu (desa), rum (rumah), rumandir (halaman), yaf (kebun), yapur (bekas kebun), sup (hutan alam), bosen (laut), dan koryado ( hutan bakau).


Full Text:

PDF

References


Aryanto, H. 2013. Pemanfaatan Pengetahuan Tradisional Indonesia berdasarkan Potensi Daerah sebagai Modal Pembangunan. Jurnal Hukum dan Pembangunan. 1(4) : 493 – 512.

Fauzi, A. 2020. Kecamatan Bruyadori dalam Angka 2020. Badan Pusat Statistik Kabupaten Biak Numfor. 94090.2009.

Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Model Biak Numfor, 2014. Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang KPHL Model Biak Numfor. Biak Numfor. Papua.

Simbiak, M. 2018. Tinjauan Etnoekologi dan Beberapa Penelitian di Indonesia. Novae Guinea Jurnal Biologi. 7(1) : 27 – 40.

Sutarno, S., Qayim, I., Muhadiono, I., Purwanto, Y., Zuhud, E. AM. 2019. Etnobiologi dan Pengelolaan Sumberdaya Hayati Berkelanjutan Masyarakat Hatam di Papua Barat. Disertasi. Bogor.

Toledo, V. M. 1992. What is Etnoekologi? Origin, Scop and Implications of Arising Discipline. Etnoecology. 1(1)

Tongco, Ma. D. C. 2007. Purposive Sampling as a Tool for Informant Selection. Journal Ethnobotany. 5(1) : 148 – 158.

Triwiyono, Adiwikarta, S. 2015. Identifikasi Pengetahuan Tradisional Masyarakat dan Peluangnya untuk Pembelajaran Fisika. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 1(1) : 77 – 80.

Ungirwalu, A., Awang, S. A., Tokede, M. J. 2018. Etnobotani Buah Hitam Konstruksi Etnoekologi Etnis Wandamen Papua. Penerbit Deepublish. 23(2) : 266 – 275.

Walujo, E. B. 2011. Sumbangan Ilmu Etnobotani dalam Memfasilitasi Hubungan Manusia dengan Tumbuhan dan Lingkungannya. Jurnal Biologi Indonesia. 7(2) : 375 – 391.

Zebua, L., Walujo, E. B. 2016. Pengetahuan Tradisional Masyarakat Papua dalam Mengenali, Mengklasifikasi dan Memanfaatkan Pandan Buah Merah (Pandanus conoideus Lam.). Jurnal Biologi Papua. 8(1) : 23 – 37.




DOI: https://doi.org/10.30862/vogelkopjbio.v3i2.76

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indexed by:


Alamat Redaksi:
Jurusan Biologi FMIPA Universitas Papua
Jalan Gunung Salju Amban, Manokwari, Papua Barat 98314.
Telepon (0986) 211430. email: jurnalvogelkop@unipa.ac.id
eISSN: 2684-9682


Creative Commons License
VOGELKOP: Jurnal Biologi
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.